Akibat Wereng, Petani Pidie Rugi Rp59,504 Miliar

KOREKSI.co.id, Aceh – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie memperkirakan kerugian petani di daerah itu mencapai Rp59.504.000.000.

Kadis Pertanian dan Pangan Pidie H Syarkawi melalui Sekretaris Ir Sofyan Ahmad, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/2) mengatakan, hitungan kasar itu setelah pihaknya melakukan survei di tiga kecamatan.

Menurutnya, dari total luas areal sawah di Kabupaten Pidie mencapai 29.752 Ha, lebih 40 persen luas sawah terserang hama wereng pada musim rendengan awal tahun ini.

Ia menyebutkan, biasanya dalam satu hektare rata-rata menghasilkan gabah 6 ton, namun kali ini hasil panen padi menyusut 1 ton dalam satu hektare. Ini disebabkan banyak tanaman padi terserang hama wereng jelang panen.

Sofyan mengatakan, serangan hama wereng terjadi karena beberapa faktor, seperti kemarau basah, curah hujan bulanan dan kelembaban udara. Faktor lainnya disebabkan bibit padi yang digunakan tidak seperti dianjurkan pemerintah.

Para petani di Pidie mayoritas menggunakan bibit padi rakitan. Hal tersebut menurutnya, menjadi pemicu perkembangan populasi hama wereng.

Sofyan menyebutkan pihaknya telah memberi bantuan berupa obat-obatan pembasmi hama wereng. Namun obat-obatan itu stoknya sangat terbatas, karena itu ia berharap pemerintah dapat menambah stok. (wpd)