Disbud Denpasar Lestarikan Lontar Sistem Digital

KOREKSI.co.id,Denpasar – Sebagai kota berwawasan budaya, beragam upaya terus digencarkan guna mendukung pelestarian dan pengembangan seni, budaya, tradisi serta kearifan lokal di Kota Denpasar.

Kali ini, Pemko Denpasar melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) dengan menggandeng Digital Repository Of Endengered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) melestarikan karya sastra lontar Bali dengan menggunakan sistem digitalisasi.

Hal tersebut diungkapkan Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram saat diwawancarai, Minggu (17/2) di Denpasar.

Ngurah Mataram menjelaskan bahwa keberadaan lontar sebagai warisan budaya Bali, khususnya bidang sastra sangatlah penting. Dimana, beberapa lontar menyimpan nilai penting peradaban, tata cara pengobatan tradisional, sejarah, serta masih banyak lainnya.

“Lontar merupakan kebudayaan Bali di bidang sastra, didalam lontar banyak terdapat nilai serta ilmu-ilmu yang menceritakan kehidupan masyarakat Bali terdahulu,” jelas Mataram.

Lebih lanjut dikatakan, lontar yang sebagian besar bahanya terbuat dari daun lontar menjadikan lontar rentan mengalami kerusakan. Namun demikian, guna menghindari kerusakan tersebut sistem digitalisasi merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan.

“Mengingat masih banyak masyarakat yang menganggap lontar itu tenget dan rentan rusak, maka dengan digitalisasi, isi lontar tersebut sudah tersimpan dan dapat dibaca tanpa membuka cakupan lontar aslinya,” kata Mataram.

 

 

REPORTER

MADE ARNAWA

 

EDITOR

ERWIN FALS