Karhutla Rambah 10 Kabupaten di Aceh

KOREKSI.co.id – BANDA ACEH : Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merambah 10 kabupaten di Aceh dalam sepekan terakhir. Yaitu Kabupaten Aceh Besar, Nagan Raya, Bener Meriah, Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Selatan, Aceh Jaya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Singkil, dan Kabupaten Aceh Barat.

Kepala Pelaksana Badan Penang­gulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek menyebutkan, dari jumlah yang terbakar tersebut, 90 % diantaranya sudah berhasil dipadamkan. Tim gabu­ngan yang terdiri atas BPBD, KPH, TNI, Polri, dan masyarakat terus mengupa­yakan pemadaman sisa hutan dan lahan yang masih terbakar.

“Kami informasikan, sejak 5 Juli sam­pai saat ini sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di 10 Kabu­paten, 23 kecamatan di Provinsi Aceh seluas lebih kurang 111,04 hektare de­ngan kon­disi 90 % dapat dipadamkan dan 1 kabu­paten lagi masih diupayakan,” ujar Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Selasa (9/7).

Menurut Dadek, mayoritas kawasan hutan maupun lahan yang terbakar merupakan lahan produktif, sebagian diantaranya merupakan lahan perkebunan kelapa sawit baik milik perusahaan maupun warga setempat.

Ia mencontohkan, seperti di Nagan Raya, kebakaran hebat melanda tiga kecamatan, tapi dua kecamatan diantara­nya merupakan kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT Fajar Bayzuri dan PT Sawit Nagan Raya Makmur dengan total lahan terbakar sekitar 20,5 hektare.

Daerah yang mengalami kebakaran hutan/lahan di Kabupaten Nagan Raya meliputi Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Desa Kuala Tripa, Keca­matan Tripa Makmur, Desa Cot Mue, Kecamatan Tadu Raya, dan Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur. “Untuk kondisi kebakaran, sudah dipadamkan. La­han yang terbakar di Nagan Raya seluas 32,5 hektare,” terangnya.

Di Kabupaten Bener Meriah terdapat satu kecamatan, yaitu Desa Sumber Jaya Kecamatam Timang Gajah. Untuk kondisi kebakaran, sudah dipadamkan. Luas lahan yang terbakar lebih kurang 0,25 hektare. Di Kabupaten Aceh Barat Daya satu kecamatan yaitu Kecamatan Babahrot dengan luas lahan yang terbakar lebih kurang 3 hektare. Saat ini kondisi kebakaran, sudah dipadamkan.

Di Kabupaten Aceh Besar ada 5 lima kecamatan yaitu Desa Jantang, Keca­matan Lhoong, Desa Ujong Batee, Keca­matan Mesjid Raya, Desa Cot Kareung, Kecamatan Lembah Seulawah, Desa Beuradeun, Kecamatan Peukan Bada, dan Desa Pulot, Kecamatan Leu­pueng, dengan luas lahan yang terbakar lebih kurang 19 hektare. Saat ini kondisi keba­karan, sudah dipadamkan.

Di Kabupaten Aceh Selatan ada satu kecamatan yaitu Bakongan dengan luas lahan yang terbakar 3,5 hektare. Kondisi saat ini sudah dipadamkan. Kabupaten Aceh Jaya ada empat kecamatan yaitu Desa Keude Panga, Kecamatan Panga, Desa Lhok Glumpang, Kecamatan Setia Bakti, Desa Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Desa Lung Gayo Kayee Lhoen, Kecamatan Teunom, dengan luas lahan yang terbakar sekitar 2 hektare. Saat ini kondisinya, sudah dipadamkan.

Kabupaten Aceh Tengah satu kecama­tan yaitu Desa Kute Baru, Kecamatan Linge seluas 1 hektare. Saat ini sudah dipa­damkan. Kabupaten Gayo Lues ada satu kecamatan yaitu Desa Gunyak, Kecamatan Blangkejeren, seluas 1 hektar, kondisinya juga sudah dipadamkan.

Kabupaten Aceh Singkil satu kecama­tan yaitu Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, seluas 4 hektare, juga sudah dipadamkan. Terakhir di Kabupa­ten Aceh Barat ada 4 kecamatan yaitu Desa Seunebok, Kecamatan Johan Pahla­wan, Desa Suak Panton Breuh, Kecamatan Samatiga, Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Desa Peunaga Cut Ujong, Kecama­tan Meurebo.

“Di Aceh Barat luas lahan yang terbakar sekitar 45 hektare. Upaya pemadaman masih terus berlangsung dikarenakan cakupan wilayah terus ber­tam­bah dan mendekati pemukiman war­ga,” ungkap Ahmad Dadek. (ans)