Oknum Mandor AD Diduga Selingkuhi Istri Mandor Di Big Hole Kelapa Sawit PTPP Lonsum

KOREKSI.co.id-Simalungun: Oknum mandor berinisial AD diduga terlibat cinta terlarang dengan Wanita Idaman Lain (WIL) berinisial YS. Tidak hanya itu, AD diduga selingkuh dengan istri seorang mandor. Mereka diduga sering berbuat mesum di Big Hole atau lubang besar tanaman kelapa sawit berukuran 3 x 6 meter, milik PTPP Lonsum Dolok Estate Divisi 01 kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan informasi sumber yang layak dipercaya, oknum mandor AD diduga sering berbuat mesum dengan YS.

“Mandor AD dan YS yang merupakan anggota kerjanya sudah lama menjalin hubungan gelap. Meski kerap jadi gunjingan dan nyinyiran rekan – rekan kerja dan warga sekitar, namun mereka tidak perduli, seakan Big Hole adalah milik mereka berdua, ibarat pepatah meski anjing menggonggong kafilah tetap berlalu,” ujar sumber, belum lama ini.

Anehnya, dihari dan jam kerja, mereka selalu mencari – cari alasan untuk dapat kesempatan berdua – duaan di dalam Big Hole atau lubang besar tanaman kelapa sawit.
Informasi yang berkembang, salah satu Asisten Divisi dan Manager PTPP Lonsum Dolok, telah mengetahui hubungan gelap mereka.
“Namun tutup mata tidak perduli dengan kelakuan keduanya. Padahal YS adalah istri karyawan mandor pada perusahaan yang sama,” tegas sumber dengan nada heran.

Beberapa oknum pekerja BHL ada yang diberhentikan dari pekerjaaan. Alasan diberhentikan karena dianggap nyinyir dengan hubungan AD dengan YS yang sering asik berdua- duaan pada jam kerja.

“Aiihh, sering kali la kami sial bang, kepergok mandor AD lagi asyik – asyikkan sama sipolan itu dalam Big Hole” ujarnya sumber.

Bahkan, ujarnya lagi, pernah ku dengar sipolan itu ribut sama suaminya. Suaminya melihat banyak bunga rumput menempel di baju dalam istrinya, ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara itu, ketika akan dikonfirmasi, oknum mandir AD dan YS menghindar. Sementara itu, oknum manager PTPP Lonsum Dolok Estate, MT, saat di konfirmasi via telepon seluler, senin (14/10) sekira pukul 17.45 Wib. mengatakan, besok akan menanyakan hal itu pada mandor 1 Divisi 01 Simalungun M.Purba.

“Yang kerja kan semua istri – istri karyawan, besok saya tanyakan sama mandor 1 ya,
jika pun itu benar terjadi, mudah – mudahan tidak menambah semakin banyaknya wawong di kebun kita karena banyak ceceran di situ,”ujarnya bercanda.(D.Samosir)