Polisi Dalami Dugaan Perselingkuhan Dibalik Pembunuhan Hakim PN Medan

KOREKSI.co.id, Medan – Polisi mendalami adanya dugaan perselingkuhan di balik pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin. Dugaan selingkuh mencuat karena otak dari pembunuhan hakim Jamaluddin ini tak lain adalah istri korban, Zuraida Hanum.

“Perselingkuhan itu masih belum bisa kita dalami. Perlu kita cari alat bukti dulu,” ujar Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (8/1) dilansir dari detikcom.

Mengenai motif, Martuani mengatakan bahwa pihaknya masih belum tahu pasti. Namun, dugaan sementara, menurut Martuani, motif pembunuhan karena masalah rumahtangga. “Motifnya, sedang didalami penyidik kami menduga masalah rumahtangga,” tuturnya.

Martuani mengungkapkan, polisi sempat kesulitan mengungkap kasus pembunuhan ini. Dia menjelaskan, para pelaku ini menggunakan alat bukti yang bukan pada umumnya di kasus pembunuhan. “Persoalan yang dihadapi adalah alat bukti. Para pelaku menggunakan alat bukti yang bukan biasa,” ucapnya.

Adapun kedua pelaku yang disewa Zuraida untuk menghabisi nyawa Jamaluddin adalah J dan R yang merupakan warga Kota Medan. “Dua pelakunya orang Medan. Pelaku juga sempat menghilangkan barang bukti, baju dan sepatu korban dibakar,” ungkapnya.

Jamaluddin dibunuh di rumahnya pada Kamis (28/11/2019) dini hari. Zuraida dibantu oleh J dan R. Setelah dibunuh, mayat Jamaluddin dimasukkan ke mobil dan keluar menjelang subuh. Untuk menghilangkan jejak, mobil ditabrakkan di daerah kebun sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang. Seakan-akan Jamaluddin jadi korban perampokan. (Dtk)