Rekam Polwan Mandi, Oknum Polisi Ini Terancam Turun Pangkat

KOREKSI.co.id, Sumut – Oknum anggota polisi yang merekam polwan saat mandi, terancam mendapat sanksi lanjutan berupa penurunan pangkat. Sebelumnya, oknum polisi tersebut telah menjalani hukuman berlari keliling Mapolda Sumut.

“Sanksi disiplin saja. Bisa turun pangkat, bisa dihukum, bisa tidak naik gaji, bisa demosi,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, MP Nainggolan, kepada wartawan, Rabu (8/1) dilansir dari detikcom.

Dia menjelaskan, sanksi lanjutan itu diberikan oleh atasan polisi yang diduga melakukan perekaman tersebut. Saat ini, oknum polisi tersebut juga sedang diperiksa Propam.

“Yang memutuskan nanti ankum (atasan) polisi yang bersangkutan. Ini kan Propam, jadi bidang Propam nanti yang memutuskan,” jelasnya.

Perekam video adalah oknum polisi dari Bidang Propam Polda Sumut. Sedangkan korban adalah polwan yang tinggal di asrama Sabhara Mapolda Sumut. “Polwan sedang mandi ramai-ramai. Pelaku itu lewat, mendengar suara air dan dia mengintip,” ucap MP Nainggolan.

Sanksi disiplin itu, kata Nainggolan, diberikan karena pelaku merupakan oknum polisi. Nainggolan menyebutkan, tidak ada hukuman pidana yang diberikan untuk kasus itu. “Karena dia polisi, makanya diberikan sanksi itu. Kalau orang biasa, tidak ada pidananya,” paparnya.

Sebelumnya, Polda Sumatera Utara (Sumut) memberikan sanksi terhadap dua oknum polisi karena melakukan penyimpangan. Satu polisi menggunakan narkoba, sedangkan seorang lainnya merekam polwan saat mandi.

Kedua polisi tersebut, yakni Iptu AY dan Bripka RA. Keduanya bertugas di Polda Sumut dan Polrestabes Medan. (Dtk)