Terdakwa Pengunggah Video “Penggal Jokowi” Divonis Bebas

KOREKSI.co.id – JAKARTA : Ina Yuniarti menundukkan dahinya hingga menyentuh lantai saat hakim selesai membacakan vonis kepadanya, kemarin, dalam kasus video ancaman ‘penggal kepala Jokowi’.

Dia sujud syukur di depan meja pengadilan. Matanya melelehkan air mata, tak kuasa menahan bahagia dan haru begitu mendengar vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Ina Yuniarti tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan,” kata Ketua Majelis Hakim, Tuty Haryati saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ina sebelumnya duduk di kursi pesakitan karena kasus penyebaran video bermuatan ancaman ‘penggal kepala Jokowi’. Kasus ini terjadi saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu pada Jum’at (10/5) silam.

Dalam aksi itu, Ina merekam dirinya bersama seorang pria yang melontarkan ancaman kepada Presiden Jokowi. Pria yang diketahui berinisial HS itu mengancam akan memenggal kepala Jokowi. Belakangan HS berhasil ditangkap dan akan menjalani proses peradilan.

Videonya beredar viral di media sosial. Ina lantas dilaporkan sejumlah pihak. Ina mendapat dakwaan tunggal, yaitu melanggar Pasal 27 ayat (4) jo Pasal 45 ayat (4) Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan tuntutan hukuman 3,5 tahun penjara.

Ina dibebaskan berdasarkan pertimbangan yang menyatakan terdakwa hanya merekam gambar dan tidak mengenal laki-laki dalam video yang mengatakan akan memenggal kepala Jokowi.

“Bahwa terdakwa hanya ingin memberi tahu teman-temannya kalau terdakwa sudah ada di Bawaslu bahwa terdakwa hanya asal membagikan dan tidak memilah-milah foto, video,” jelas hakim Tuty. (Cnn)