Lonjakan Wisatawan di Pantai Poncomoyo: Dampak Positif Pembangunan Jembatan Kali Buyuk

$rows[judul]

Banyuwangi - Lonjakan jumlah wisatawan di Pantai Poncomoyo menjadi sebuah cerminan positif dari pembangunan Jembatan Kali Buyuk. Diresmikan dengan dana sebesar Rp375 juta yang disalurkan oleh PT Bumi Suksesindo (PT BSI), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (PT MCG), jembatan tersebut tidak hanya memperbaiki akses menuju pantai yang memukau tetapi juga mendorong peningkatan signifikan dalam kunjungan wisata. 

Sejak jembatan diresmikan, aksesibilitas yang lebih mudah dan aman mengundang pengunjung, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Ini membawa dampak positif pada pertumbuhan sektor pariwisata dan memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan bagi perekonomian lokal, menunjukkan bagaimana infrastruktur yang baik dapat menjadi katalisator bagi perkembangan destinasi wisata.



Baca Juga : Kemitraan Kesehatan Banyuwangi: Sinergi antara Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Profesi Kesehatan

Selama 2 bulan terakhir, pengunjung destinasi wisata Pantai Poncomoyo, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, terus meningkat. Kondisi tersebut menjadi angin segar bagi pengelola serta masyarakat sekitar. Dengan tumbuh kembang sektor pariwisata, diyakini bakal memberi efek domino terhadap perekonomian masyarakat.


Suparmi, warga Desa Kandangan menyampaikan, lonjakan wisatawan Pantai Poncomoyo, terjadi pasca diresmikannya jembatan Kali Buyuk. Pantas saja, jembatan yang dibangun dari anggaran program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibiity (CSR) PT Bumi Suksesindo (PT BSI) memang akses vital menuju Pantai Poncomoyo.


Untuk diketahui, PT BSI adalah perusahaan tambang emas yang beroperasi di Gunung Tumpang Pitu, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.


“Desa kami jadi makin ramai dengan banyaknya wisatawan ke Pantai Poncomoyo. Keberadaan jembatan Kali Buyuk juga memudahkan akses kami untuk pergi ke ladang,” kata Suparmi, Senin (27/11/2023).


Untuk pembangunan jembatan Kali Buyuk, anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (PT MCG), mengucurkan anggaran Rp375 juta. Dan proses pengerjaan melibatkan masyarakat setempat, sehingga manfaat keberadaan pelaku invenstasi bisa dinikmati lebih merata.


Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kandangan, Riyono SH mengatakan bahwa kehadiran PT BSI, sebagai pelaku investasi di Kecamatan Pesanggaran, telah banyak memberi manfaat. Baik dalam percepatan pembangunan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Misal dalam pembangunan jembatan Kali Buyuk, berimbas pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Pantai Poncomoyo. Akses masyarakat yang hendak bekerja ke ladang pun jadi makin mudah dibanding sebelumnya. Termasuk dalam kelancaran pengiriman barang serta aktivitas keseharian masyarakat.


“Kunjungan wisatawan ke Pantai Poncomoyo, paling banyak diakhir pekan dan hari libur. Dibanding sebelumnya, setelah jembatan Kali Buyuk diresmikan, wisatawan lebih banyak, karena akses lebih muah dan aman,” ungkap Riyono.


Mewakili masyarakat, Riyono berharap sinergi dan kerjasama antara Pemerintah Desa Kandangan dan PT BSI yang telah terjalin baik bisa terus ditingkatkan.


“Harapan kami, kehadiran PT BSI, sebagai pelaku investasi, bisa mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” cetusnya.


Selain karena akses jalan semakin layak dan aman, pemandangan Pantai Poncomoyo, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, memang cukup menawan. Disini, wisatawan akan disuguhi hamparan pantai luas dan perawan. Barisan karang yang berbentuk unik juga dipastikan bakal membuat siapa saja betah berlama-lama.


Perlu diketahui, wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, memang merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Prodüksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.


Wilayah Kecamatan Pesanggaran meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.


Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020. Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN ini operasi prodüksi di Deşa Sumberagung, Kecamatan pesanggaran, Banyuwangi.


Sebagai pelaku investasi, PT BSI memang terus meneguhkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM terus digelontorkan dengan 8 program utama. Program PT BSI itu meliputi program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur. (*)