Tips Menjaga Keseimbangan Energi dan Cairan Tubuh Saat Puasa

$rows[judul]

Koreksi.co.id - Menjalankan ibadah puasa Ramadan bisa menjadi momentum baik untuk menata pola makan yang lebih sehat dan sempurna. Nah, agar puasa kali ini berjalan lancar dan tubuh tetap menjalankan fungsinya dengan baik, simak tips sehat dari Poli Gizi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur.



Pada dasarnya semua aktivitas tubuh memerlukan energi, untuk itu agar tubuh mendapat energi yang diserap dari makanan yang kita konsumsi (fase absorbsi), sangat penting memperhatikan menu makan yang seimbang selama menjalankan ibadah puasa Ramadan.


Baca Juga : Pilih Menu Gizi Seimbang untuk Puasa Ramadan yang Sehat dan Lancar



Dengan prinsip gizi seimbang yaitu ada sumber karbohidrat yang berasal dari makanan pokok, lemak dan protein yang berasal dari lauk pauk dan kacang-kacangan, serat, vitamin serta mineral diperoleh dari sayur dan buah, dapat memenuhi kebutuhan kita selama berpuasa.

Glukosa yang melimpah akan dipakai sebagai sumber energi utama. Dalam proses metabolisme tubuh glukosa ini akan berkurang dan tubuh akan menggunakan simpanan energi berupa glikogen sebagai sumber tenaga (glikogen adalah glukosa yang tersimpan di hati dan jaringan otot).



Tubuh yang kekurangan cairan akan memicu dehidrasi ditandai dengan sakit kepala, rasa lelah dan sulit berkonsentrasi. Keseimbangan cairan tubuh tidak akan terganggu selama kita mencukupinya diwaktu buka dan sahur.



Penting sekali minum air putih dan mengkonsumsi sayur dan buah yang banyak air. Orang dewasa dengan tinggi badan rata-rata dan berat badan normal membutuhkan setidaknya 2 liter sehari yang setara dengan 8 gelas. 



Tips minum air putih selama puasa, 2 gelas pada saat buka puasa, 2 gelas pada waktu makan malam, 1 gelas sebelum tidur, 1 gelas setelah bangun tidur dan 2 gelas selesai makan sahur.



Tips Buka Puasa yakni sebelum memulai ritual makan, minumlah 1-2 gelas air terlebih dahulu. Minum bisa air putih saja, air kelapa muda atau infused water. Air kelapa muda mengandung kalium sebagai minuman isotonik alami untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama puasa sedangkan infused water mengandung vitamin dan mineral. 



Minuman berkafein seperti kopi , minuman bersoda dan teh mempunyai efek diuretik yang membuat tubuh bisa lebih banyak kehilangan cairan. Jika kamu penyuka kopi batasi meminumnya sekali sehari, misalnya selepas tarawih.



Setelah minum dan menyantap takjil secukupnya beri jeda sebentar agar tubuh mencerna dengan baik, setelah sholat maghrib barulah kita mulai menyantap hidangan lengkap dengan pengaturan gizi seimbang. 



Tips makan sahur untuk menjaga keseimbangan energi dan cairan. Dengan prinsip gizi seimbang yaitu ada sumber karbohidrat yang berasal dari makanan pokok, lemak dan protein yang berasal dari lauk pauk dan kacang-kacangan, serat, vitamin dan mineral diperoleh dari sayur dan buah kita dapat memenuhi kebutuhan kita selama berpuasa.



Kesalahan yang sering dilakukan adalah kita makan terlalu banyak karbohidrat (terutama karbohidrat sederhana) namun tidak mencukupinya dengan kebutuhan protein. Makanan ini akan membuat kita cepat merasa lapar karena kurang asupan protein dan serat.



Dengan mencukupi kebutuhan protein dan serat maka proses pengolahan makanan di saluran cerna akan berlangsung lebih lama sehingga tidak cepat merasa lapar disiang hari. Sehingga saat menjalankan ibadah puasa Ramadan tetap bisa terus beraktivitas dan tubuh tetap sehat.



Nah untuk anda yang ingin berkonsultasi tentang tips makan sehat saat Ramadan, yuk datang langsung ke Poli Gizi RSUD Blambangan yang berada di Jalan Letkol Istiqlah, nomor 49, Singonegaran, Banyuwangi.



Poli Gizi RSUD Blambangan ditangani oleh dokter spesialis dan tim medis yang berkompeten. Untuk jadwal buka layanan Poli Gizi, setiap hari Senin sampai Kamis, mulai dari jam 07:30 sampai 11:30 WIB. Hari Jumat mulai 07:30 sampai 10:00 WIB. Sedangkan hari Sabtu dimulai dari jam 07:30 hingga 10:30 WIB. (*)